Antrian Pembeli Bensin Mengular

20140825_171853Gambar 1. Pom bensin Niten di pinggir jalan Bantul antrian padat

Sudah beberapa hari ini di hampir semua pom bensin di kota Yogyakarta terlihat antrian yang cukup panjang. Bahkan ada di beberapa tempat yang sampai berjubel seperti orang demo. Hal ini tentunya merepotkan sebagian masyarakat yang setiap harinya berangkat dan pulang kerja menggunakan kendaraan pribadi dengan bahan bakar bensin, termasuk saya sendiri yang harus berangkat bekerja, kuliah dengan sepeda motor.

Dari hasil pembicaran serius dengan teman sewaktu SMP yang sekarang bekerja di BPK, hal ini diakibatkan karena jumlah subsidi BBM pada APBN Perubahan 2014 ini dikurangi dari 45 juta barel menjadi 42 juta barel sehingga Pertamina harus membatasi quota supplai bensin bersubsidi daripada jual rugi karena di satu sisi pemerintah selalu menuntut peningkatan dividen. Pengurangan subsidi BBM ini adalah langkah pahit yang diambil pemerintah karena memang APBN negara kita sangatlah berat. Hal yang masih disyukuri adalah supplai BBM non subsidi seperti Pertamax dan Pertamax Plus tetap aman.

20140824_172348Gambar 2. My CBR150R FI

Saya sendiri seorang rider CBR150R FI yang selalu menggunakan Pertamax jika stok tidak kosong sehingga tidak terkena dampaknya secara langsung. Akan tetapi bensin sebagai sarana pengangkutan berbagai macam komoditi maka dikhawatirkan dengan naiknya harga bensin akan menaikkan biaya produksi dan harga pokok berbagai macam komoditi itu sehingga akhirnya harga-harga kebutuhan sehari-hari ikutan naik. Semoga pembatasan kuota besin ini segera berakhir sebelum harga-harga kebutuhan sehari-hari ikut-ikutan naik juga.

Sedangkan dampak lain yang positif adalah mulai terlihatnya minat masyarkat pada BBM non subsidi seperti Pertamax. Hal ini tampak dengan mulai ramainya jalur pengisian BBM pertamax di pom bensin yang biasanya sepi tanpa peminat sama sekali. Padahal dahulunya para pengguna mobil-mobil mahal pun lebih memilih antri di jalur pengisian bensin premium bersubsidi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s