Arsip Bulanan: September 2014

Klaim Honda CBR150R Klotok-Klotok Sebulan Tidak Ada Kabar

Setelah menunggu, menunggu dan menunggu akhirnya sampai sudah sebulan semenjak motor CBR150R saya diperiksa di Ahass Astra Jombor dan setelah diperiksa terindikasi bunyi klotok-klotok dari bagian mesin karena kelonggaran camshaft yang melebihi toleransi sehingga diklaimkan camshaft dan tinggal menunggu untuk dipasangkan. Perlu diketahui bahwa munculnya bunyi klotok-klotok pada mesin yang cukup keras dan mengganggu terjadi pada saat umur motor Honda CBR150R FI tahun 2014 milik saya belum berusia 1 bulan, bensin selalu pertamax dan oli selalu menggunakan oli bawaan dari pabrik.

email_ke_customer_rahasia

Tetapi setelah menunggu sebulan lebih ternyata tidak ada kabar akan kapan camshaftnya datang dan penggantiannya untuk memperbaiki motor Honda CBR150R FI saya yang setiap hari semakin keras bunyi klotok-klotoknya. Sebagai konsumen terus terang saya agak frustasi dalam menyelesaikan permasalahan ini.

20140815_162301_resizePernah terfikirkan untuk memperbaiki motor saya di bengkel yang berpengalaman dalam memperbaiki motor Honda CBR meskipun dengan biaya yang mahal, karena khawatir terjadi kerusakan pada bagian mesin yang lain. Tetapi kalo melakukan perbaikan ke bengkel di luar bengkel honda tentu saja garansi motor yang masih hampir penuh 3 tahun akan hilang seketika. Sehingga akhirnya saya tetap memilih untuk menunggu garansi perbaikan yang dilakukan oleh bengkel resmi Honda.

klaim_buku_servisSatu-satunya harapan saya adalah agar Honda CBR150R FI saya menjadi normal seperti unit motor Honda CBR150R yang lainnya, karena saya telah membayar lunas secara tunai pembelian unit motor dan pemakaian unit motor sudah sesuai petunjuk pada buku manual pabrikan baik itu oli yang digunakan, bahan bakar dan servis rutin yang selalu dilakukan tepat waktu.

Bagi yang meragukan postingan saya ini boleh memeriksa unit kendaraan secara langsung dan juga nota jual-beli, buku servis, bahkan saya sempat merekam video pada saat proses pemeriksaan unit motor di Ahassnya.

Iklan

Merawat Honda CBR150R Dengan Hemat

20140824_172348Judul artikel ini mungkin bagi sebagian orang terasa menurunkan gengsi Honda CBR150R yang lekat dengan image motor mahal, perawatannya mahal, tapi sebenarnya artikel ini hanya memberikan wawasan bahwa merawat Honda CBR150R tidak perlu harus selalu mahal terutama kalau tidak terjadi kerusakan yang serius sehingga memberikan solusi pada saat entah karena musibah apa menjadi terasa berat untuk merawat Honda CBR150R dengan part-part dan oli yang kelas premium. Dan juga bagi orang seperti saya yang masih menjadi mahasiswa dan bukan orang kaya raya sehingga sebagai kendaraan harian maka Honda CBR150R harus sehemat mungkin dalam hal perawatan.

premium-pertamax-plusHal yang paling utama adalah bahan bakar atau bensin untuk motor Honda CBR150R baik FI maupun old. Menurut buku manual menggunakan minimal RON 92 atau setara Pertamax, Shell Super dan sejenisnya. Tidak disarankan menggunakan bensin Premium bersubsidi dan kalau terpaksa menggunakan bensin Premium bersubsidi disarankan untuk mengoplos dengan Pertamax Plus dengan perbandingan 1:1 agar didapat bahan bakar dengan RON 92. Harga bensin Pertamax per September 2014 ini fluktuatif di sekitar Rp 11.500, sedangkan Pertamax Plus di sekitar Rp 13.000 dan Premium bersubsidi Rp 6.500. Sehingga untuk 8 liter Pertamax harga totalnya 8 x Rp 11.500 atau Rp 92.000, sedangkan harga bbm oplosan Premium+Pertamax Plus 4 x Rp 6.500 + 4 x Rp 13.000 = Rp 78.000, lebih hemat Rp 14.000.

enduro_4t_racingHal kedua yang sangat menentukan keawetan motor 4 tak adalah oli. Selalu gunakan oli yang sesuai anjuran di buku manual motor Anda. Dalam hal motor CBR150R adalah syarat oli menurut buku manualnya adalah memiliki sertifikasi JASO MA/MA2 dan API SJ/SL/SM/SN dan spek API yang lebih tinggi dilihat dari alfabet dibelakang angka S harus di atas huruf J. Kemudian kekentalan oli antara 10W-30 s.d 15W-40. Spek JASO MA/MA2 menunjukkan kalau oli itu dirancang untuk mesin jenis kopling basah. Jangan menggunakan oli yang terlalu kental karena akan sulit melumasi bagian-bagian mesin yang rapat pada mesin Anda. Untuk pilihan oli yang ekonomis antara lain adalah: AHM SPX1 10W-30 (rekomendasi pabrikan) harga Rp 52.000 sekalian ganti di Ahass daerah Jogja, Pertamina Enduro 4T Racing 10W-40 harga Rp 48.000, atau Shell AX7 10w40 harga Rp 60.000. AHM SPX1 dengan spek API SJ dan JASO MA dengan kekentalan 10W-30 menurut pengalaman saya sangat cocok untuk motor CBR150R dan performa mesin juga sangat bagus. Sedangkan Pertamina Enduro 4T Racing pernah menjadi oli favorit pada polling di salah satu thread di http://www.kaskus.co.id dan memberikan kepuasan pada hampir semua pemakainya. Untuk Shell AX7 10w40 sendiri menurut pengalaman merupakan salah satu oli yang berimbang antara performa dan juga menjaga mesin tetap halus. Selain itu jangan sampai telat mengganti oli karena kalau sampai telat maka biaya perbaikan mesin motor Anda akan menjadi sangat mahal. Rekomendasi berdasarkan pengalaman saya untuk penggantian oli adalah pada kisaran 1.300 km sampai 1.700 km. Yang penting diingat adalah jangan sampai terlambat dalam mengganti oli, karena fungsi daripada oli sangat vital dan kalau terlambat dalam penggantian akan mengakibatkan kerusakan di dalam mesin yang tentu akan sangat mahal biaya perbaikannya.

Berdasarkan wadah oli biasanya masa ganti oli maksimal hingga 4.000 atau 8.000 km, tetapi karena pemakaian oli di mesin cbr150r dengan rpm yang tinggi dan di perjalanan sering berhenti di kemacetan dan lampu merah juga jadi untuk lebih amannya maksimal setengahnya saja per 2.000 km. Pada masa pakainya  oli mengalami kerusakan dan kemampuan untuk melumasi mesin berkurang dan juga mengalami penguapan sehingga volum oli berkurang, hal ini bisa dirasakan dengan perpindahan gigi yang mulai keras dan kadang sulit dinetralkan pada saat mesin menyala, perseneling ketika diinjak tidak kembali secara otomatis, tarikan menjadi berat, hingga terjadinya selip kopling.

servis_ahass

Bagi pemilik motor Honda CBR150R yang belum berusia 3 tahun yang berarti pula masa garansi masih ada maka dianjurkan agar garansi tidak hilang setiap 4.000 km melakukan servis ke Ahass yang menangani servis Honda CBR150R dengan membawa buku servis. Biaya servis rutin CBR150R adalah sekitar Rp 100.000. Perlu diketahui bahwa pada saat melakukan servis rutin Anda tidak diharuskan untuk mengganti oli jika sekiranya oli Anda masih belum masa penggantian, tinggal bilang aja ke mekaniknya, “Olinya jangan diganti karena baru saja diganti.”.

kampasremcakramdepanhondaR-600x600Hal lainnya yang paling sering dilakukan untuk merawat motor adalah penggantian fast moving part semisal kampas rem. Kampas rem original untuk Honda CBR150R termasuk mahal, bahkan kampas rem depan sampai Rp 190.000. Cara lain agar lebih hemat adalah mengganti dengan kampas rem sejenis yang kompatibel semisal kampas rem Honda New Mega Pro yang dari beberapa sumber plug and play dengan harga Rp 40.000 saja, sebaiknya pilih suku cadang asli honda jangan make yang kw karena takutnya pingin lebih hemat tapi malah merusak part yang lain karena materialnya kurang bagus, untuk review kampas rem depan New Mega Pro pada Honda CBR150R FI bisa dibaca di blognya mas kojack.net di sini. Selain itu untuk kampas kopling berdasarkan info dari mas muhsin di blognya bonsaibiker.com bisa menggunakan kampas kopling Honda Tiger 2000 atau Honda CS1 dengan harga setengahnya saja, sumber di sini.

pajak_honda_cbr150r_fiKemudian yang tidak boleh terlupakan adalah membayar pajak kendaraan bermotor dan SIM Anda di kepolisian agar Anda bisa berkendara di lingkungan daerah NKRI dengan legal. Salah satu contoh pajak motor Honda CBR150R tahun 2014 adalah Rp 655.800 per tahunnya. Jangan sampai lupa membayar pajak karena kalau lupa maka Anda akan rawan kena razia polisi yang tentu saja akan menghabiskan banyak uang.

Mungkin itu saja sharing saya tentang cara hemat dalam merawat Honda CBR150R, semoga bermanfaat.

Berbagi Pengalaman Honda CBR150R FI CBU Minum Bensin Premium

orang-ngisi-bensin

Kisah ini berawal pada saat saya harus pergi ke tempat salah seorang paman saya yang bertempat tinggal di daerah Temanggung, Jawa Tengah untuk mengabarkan suatu kabar gembira. Kebetulan hari itu hari Minggu yang cukup cerah berangkat dari jogja jam 10 pagi sehingga perjalanan terasa begitu nikmat dan menghibur. Sampai di tengah perjalanan kebetulan BBM tinggal 3 kotak sehingga berhenti di sebuah SPBU yang cukup besar di pinggir Jl. Magelang, tetapi kebetulan Pertamax baru habis. Kemudian antara ragu dan takut mengisi premium di motor saya CBR150R FI  CBU saya memilih tidak mengisi bensin saja dan alhamdulillaah masih bisa pulang pergi Bantul-Temanggung dan tidak kehabisan bensin.

20140831_121159

Sesampainya di rumah saya berinisiatif untuk mencoba mengisi bensin premium ke motor saya yang oleh pabrikan sudah dinyatakan ready bensin premium. Hal ini menurut saya penting karena saya sering harus melakukan perjalanan ke tempat-tempat yang sulit mendapatkan BBM jenis pertamax. Kebetulan tanki bensin sisa satu kotak dan saya tidak suka tanggung-tanggung dan selalu mengisi full tank. Setelah tangki penuh, bayar bensin premium agak kaget, biasanya full tank lebih dari 120 ribu kok hanya 60 ribu rupiah aja. Kemudian nyalakan starter kaget lagi, oh ternyata mesinnya menyala.

Berikutnya dicoba untuk mulai berkendara beberapa kilo meter. Hal pertama yang terdeteksi adalah mesin suaranya mulai sedikit lebih keras, kemudian terdengar suara seperti mendengung dari blok mesin. Aku sudah mulai curiga jangan-jangan bensin di ruang  bakar terbakar sebelum timmingnya sehingga mesin kehilangan kompresi. Sempat coba digeber suaranya kok ga halus dan pecah gitu kemudian aku turunin gas cepet dan tiba-tiba mesin mati kemungkinan karena loss kompresi. Hati mulai cemas dan dalam hati berfikir, wah gara-gara make bensin premium motor saya jadi kacau, sudah mesin klotok-klotok klaim camshaft ga datang-datang, mesin jadi keras dan tidak bertenaga, lalu aku beristighfar memohon ampunan kepada Tuhan atas semua kesalahanku.

Kemudian aku berfikir untuk mencegah knocking maka nilai oktan bensin di tangki harus ditambahi dengan bensin pertamax kemudian aku langsung ke pom bensin dan ditambahi penuh dengan pertamax karena tidak ada pertamax plus lumayan nambah 3 liter. Lumayan suara mesin mendengung sedikit berkurang dan aku menjaga agar tidak menggunakan RPM tinggi agar tidak terjadi knocking. Hingga akhirnya pas bensin tinggal satu kotak langsung aku isi full tangki dengan pertamax. Setelah berkendara beberapa menit mesin kembali normal, tidak ada suara mendengung meskipun digeber sampai red-line. Alhamdulillaah motorku sudah normal kembali meskipun masih klotok-klotok kalo lagi idle tapi tetap bersyukur.

Begitulah sharing saya tentang pengalaman mengisi bensin premium di motor Honda CBR150R FI CBU milik saya. Semoga bermanfaat.