Mensiasati Dampak Kenaikan BBM Agar Kita Tetap Survive

bensin-murniPer Tanggal 18 Nopember 2014 ini pemerintahan Republik Indonesia di bawah pimpinan Bapak Presiden Joko Widodo secara resmi mengumumkan kenaikan harga bensin premium RON 88 bersubsidi dari Rp 6.500 per liter menjadi Rp 8.500 per liter dan harga solar bersubsidi dari Rp 5.500 per liter menjadi Rp 7.500 per liter, semua naik Rp 2.000.

Selain pihak yang pro akan kenaikan harga bensin ini ada juga beberapa kalangan yang kontra. Yang pro beralasan karena subsidi itu membikin negara tidak sehat dan membuat anggaran keuangan negara defisit selain itu yang menikmati subsidi juga malah para pemakai mobil yang merupakan orang-orang mampu. Sedangkan dari pihak yang kontra menentang karena akan menyengsarakan masyarakat kecil dan harga minyak dunia sekarang lagi turun. Tetapi kenaikan harga bensin premium dan solar telah disahkan dan telah berlaku jadi sebagai warga negara yang baik kita harus menaati peraturan dari pemerintah kita.

Sebagai seorang biker tentu baik langsung maupun tidak langsung pasti akan terimbas akibat kenaikan harga tersebut. Meskipun kita menggunakan BBM non subsidi seperti pertamax atau pertamax plus ataupun produk Total dan Shell tetapi kita tetap akan terkena imbas dari kenaikan harga kebutuhan sehari-hari. Untuk itulah kita perlu untuk menyiasati agar kenaikan BBM ini seminimal mungkin berimbas kepada kehidupan kita sehari-hari yang intinya adalah menghemat penggunaan BBM.

Beberapa langkah yang kita bisa lakukan untuk menghemat penggunaan BBM adalah sebagai berikut:

  1. Budayakan mengurut gas sepeda motor dan jangan langsung membuka gas penuh saat berakselerasi karena akan membuat bensin yang dimasukkan ke ruang bakar terbuang sia-sia.
  2. Gunakan oli motor yang encer dengan spesifikasi 5w30, 10w30 karena jenis oli motor yang encer akan membuat kinerja mesin lebih ringan, akselerasi lebih cepat, lebih hemat bensin dengan kekurangan akan membuat mesin motor menjadi lebih berisik dan mesin cenderung lebih panas dan mudah menguap jadi oli tidak tahan lama.
  3. Ketika Anda berada di lampu merah yang mengharuskan menunggu lebih dari 1 menit ada baiknya Anda mematikan mesin kendaraan Anda dan baru menyalakan 10 detik sebelum lampu hijau.
  4. Kurangi kebiasaan membleyer2 yang tidak perlu karea membakar bensin lebih banyak.
  5. Tanyakan ke bengkel resmi atau bengkel langganan apakah mesin motor Anda bisa disetting agar lebih irit kalo bisa lakukan setting irit, tapi motor yang disetting irit biasanya kurang nyaman.
  6. Ketika Anda mau membeli kendaraan bermotor baru pastikan Anda memilih kendaraan yang irit dengan ciri-ciri antara lain mesin sudah injeksi karena mesin injeksi biasanya lebih irit, kemudian menggunakan mesin jenis over stroke atau over square yang terbukti lebih irit dari mesin over bore.
  7. Hindari kebiasaan main atau membolang dengan sepeda motor jika tidak benar-benar diperlukan dan rencanakanlah tujuan Anda ketika berangkat dari rumah sehingga Anda bisa sampe ke tempat tujuan lebih singkat.

Sekian sharing saya tentang cara mensiasati kenaikan harga BBM, kalo ada yang kurang toloh ditambahin kalo ada yang salah tolong dikoreksi. Semoga bermanfaat.

Iklan

One thought on “Mensiasati Dampak Kenaikan BBM Agar Kita Tetap Survive

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s