Arsip Bulanan: Desember 2014

Review Oli di Honda CBR150R FI

oli_motor

Alhamdulillaah, hari ini sudah selesai jadwal ujian kuliah dan menyempatkan menulis artikel atau curhat di blog ini lagi. Akhir-akhir ini saya sering mendapati banyak postingan di beberapa group facebook yang mengalami keluhan pada motor yang bisa jadi karena penggunaan oli yang kurang baik khususnya pada motor Honda CBR150R FI.

Honda CBR150R FI memiliki kapasitas oli 1,0 liter pada penggantian periodik jadi jangan sampai diisi hanya 0,8 liter karena mesin akan kekurangan oli sehingga mudah overheat dan paling parah bisa merusakkan mesin kalo oli sampai kurang dari batas minimumnya. Spesifikasi oli menurut buku panduan adalah JASO MA/MA2, API SJ/SL/SM/SN dan SAE 10w30 s.d 10w40.

Kalau motor CBR150R FI Anda sering digeber di rpm tinggi di atas 9.000 rpm kemungkinan mesin akan menjadi sangat panas dan oli akan lebih cepat menguap sehingga sebaiknya penggantian oli jangan sampai lebih dari 1.500 km, paling tidak setelah melewati 1.500 km periksalah setiap 500 km ketinggian oli mesin jangan sampai di bawah tanda minimal pada dipstik.

dipstikCara memeriksa oli dengan dipstik sangat mudah, dan hanya membutuhkan tang penjepit untuk membuka penutup oli dan tisu saja:

  1. Gunakan tang untung membuka penutup oli, sebaiknya dilapisi dengan kertas atau kain.
  2. Keringkan penutup oli, lihatlah di bagian bawahnya ada semacam garis-garis, garis paling atas adalah batas max ketinggian oli dan garis paling bawah adalah batas min oli.
  3. Pasang kembali penutup oli dan putar sampai batas paling bawah tapi jangan sampai dikencangkan, kemudian lepas lagi pelan-pelan dan ukur ketinggian oli.
  4. Kalau ketinggian oli sudah hampir mencapai batas min segeralah ganti oli Anda.

Selain itu untuk mengetahui kalau oli sudah saatnya ganti bisa dirasakan saat dikendarai motor biasanya kopling akan terasa keras padahal settingan kopling sudah sesuai dan kadang juga mesin terasa kasar dan mudah overheat padahal normalnya tidak.

Untuk sekedar referensi saja pengalaman pemakaian oli pada Honda CBR150R saya:

  1. AHM MPX-1 (JASO MA, API SJ, SAE 10w30)
    Saya pernah menggunakan oli ini sekali dan sepertinya oli yang pertama dituangkan saat motor turun dari diler adalah oli ini, harga per botol 48.000/liter, penilaian dari oli ini:
    – Akselerasi: sedang.
    – Suhu mesin: relatif panas.
    – Persneling: nyaman.
    – Kopling: kadang terjadi endut-endutan.
    – Daya tahan: belum dicoba sampai limit.
  2. AHM SPX-1 (JASO MA, API SJ, SAE 10w30)
    Ini adalah oli standar untuk Honda CBR, harga Rp 50.000/liter, penilaian oli ini:
    – Akselerasi: sangat bagus tapi setelah 1.000 km terasa agak berat.
    – Suhu mesin: relatif panas.
    – Persneling: sangat nyaman.
    – Kopling: lancar jaya.
    – Daya tahan: sekitar 2.000 km.
  3. Motul 5100 ( JASO MA2, API SM, SAE 10w40)
    Oli mahal buatan motul seharga Rp 130.000/liter, penilaian oli ini:
    – Akselerasi: sangat bagus.
    – Suhu mesin: sedang.
    – Persneling: sangat nyaman.
    – Kopling: lancar jaya.
    – Daya tahan: sekitar 2.500 km.
  4. Castrol Power 1 (JASO MA2, API SL, SAE 10w40)
    Oli semi sintetik dari Castrol seharga Rp 59.000/liter, penilaian oli ini:
    – Akselerasi: sedang.
    – Suhu mesin: relatif panas.
    – Persneling: keras dan bunyinya nyaring.
    – Kopling: lancar jaya (kadang terjadi endut-endutan ternyata karena waktu mengganti oli sebelumnya kurang bersih jadi tercampur).
    – Daya tahan: belum dicoba sampe limit.
  5. Kawasaki 4T Ultimate (JASO MA, API SL, SAE 10w40)
    Oli full sintetik dari Kawasaki, bisa didapatkan dengan harga Rp 90.000/liter, penilaian oli ini:
    – Akselerasi: sangat bagus.
    – Suhu mesin: relatif panas.
    – Persneling: sangat nyaman, tapi setelah 1.000 km mulai terasa agak keras.
    – Kopling: lancar jaya.
    – Daya tahan: belum dicoba sampai limit.
  6. Yamalube Super Sport (JASO MA, API SM, SAE 10w40)
    Oli full sintetik dari Yamaha, harga Rp 70.000/liter, penilaian oli ini:
    – Akselerasi: sangat bagus.
    – Suhu mesin: relatif panas.
    – Persneling: sangat nyaman.
    – Kopling: lancar jaya.
    – Daya tahan: sekitar 2.500 km.
  7. Shell AX7 (JASO MA2, API SL, SAE 10w40)
    Oli semi sintetik dari Shell dengan harga yang rasional yaitu Rp 47.000/liter, penilaian oli ini:
    – Akselerasi: sangat bagus.
    – Suhu mesin: relatif panas.
    – Persneling: sangat nyaman, tapi setelah 1.500 km mulai terasa agak keras.
    – Kopling: lancar jaya.
    – Daya tahan: 2.000 km.
  8. Enduro 4T Racing (JASO MA2, API SJ, SAE 10w40)
    Oli semi sintetik dari pertamina dengan harga murah tapi performa cukup bagus, harga Rp 47.000/liter, penilaian oli ini:
    – Akselerasi: bagus.
    – Suhu mesin: relatif panas.
    – Persneling: nyaman.
    – Kopling: lancar jaya.
    – Daya tahan: 2.000 km.
  9. Enduro 4T Sport (JASO MA, API SL, SAE 5w30)
    Oli full sintetik dengan base oil PAO+Ester dari pertamina dengan performa dan perlindungan mesin yang sangat bagus, harga Rp 159.000/liter, penilaian oli ini:
    – Akselerasi: sangat bagus.
    – Suhu mesin: relatif panas tapi terjaga karena full sintetik.
    – Persneling: sangat nyaman.
    – Kopling: lancar jaya.
    – Daya tahan: belum dicoba sampai limit tapi melihat base oil seharusnya daya tahan sangat panjang.

Dari beberapa oli yang sudah saya coba di motor Honda CBR150R FI saya rekomendasi jatuh pada: Peramina Enduro 4T Sport, Motul 5100 10w40Yamalube Super Sport, Pertamina Enduro 4T Racing, Shell AX7 dan AHM SPX-1.

Sekian artikel ini semoga bermanfaat. Salam DOHC..

Perbedaan Biaya Perawatan Sepeda Motor Supra X 125, CB150R dan CBR150R

20140824_172348Sebagai salah seorang rider yang dulunya menggunakan Supra X 125 R selama lebih dari 4 tahun kemudian upgrade ke CB150R dan terakhir ke CBR150R dan kesemuanya digunakan untuk motor sehari-hari ternyata ada perbedaan dalam hal biaya perawatan dan pemakaian sepeda motor ini.

Di dalam analisa perhitungan perbandingan biaya perawatan dan pemakaian antar beberapa produk motor ini diasumsikan dengan KM yang ditempuh per bulan 2.500 km.

Tabel Perbandingan konsumsi BBM sepeda motor:
Total KM dalam sebulan: 2500
Supra X 125 R CB150R CBR150R
Konsumsi BBM: 50 37 40
Harga BBM: Rp             8.500 Rp             8.500 Rp           10.600
Interval Oli: 2000 1500 1500
Harga Oli: Rp           27.500 Rp           48.000 Rp           48.000
Interval Servis: 2000 4000 4000
Harga Servis: Rp           31.000 Rp           65.000 Rp           90.000
Pajak Kendaraan: Rp           20.833 Rp           33.000 Rp           54.583
Biaya Oli: Rp           34.375 Rp           80.000 Rp           80.000
Biaya BBM: Rp         425.000 Rp         574.324 Rp         662.500
Biaya Servis: Rp           38.750 Rp           40.625 Rp           56.250
Total Biaya: Rp         518.958 Rp         727.949 Rp         853.333
Selisih bensin dlm sebulan: Rp         149.324 Rp         237.500
Selisih bensin dlm 2 tahun: Rp     3.583.776 Rp     5.700.000
Selisih biaya dlm sebulan: Rp         208.991 Rp         334.375
Selisih biaya dlm 2 tahun: Rp     5.015.784 Rp     8.025.000

Khusus untuk Honda CBR150R menggunakan harga bbm Pertamax terakhir sedangkan Honda CB150R dan Honda Supra X 125 R menggunakan harga bbm Premium bersubsidi karena memang motor ini dirancang khusus untuk Pertamax dan ketika meminum bensin jenis RON 88 mesin akan menjadi kasar. Untuk oli Supra X 125 R memilih oli Federal Ultratec 20w50 yang direkomendasikan pabrikan, sedangkan untuk CB150R dan CBR150R menggunakan oli Enduro 4T Racing yang harganya sedang.

oli_motor

Dari sini terlihat bahwa perbedaan biaya perawatan antara Honda SupraX 125 R  dan Honda CB150R hanya berbeda Rp 208.991 dan itupun sebagian besarnya dari selisih biaya bensin karena memang SupraX 125 R lebih irit sedangkan sisanya Rp 62.792 dari pajak dan ganti oli. Sedangkan untuk Honda CBR150R perbedaan agak mencolok sebesar Rp 334.375 yang sebagian besar juga dari selisih biaya bensin yaitu Rp 237.500 dan sisanya dari biaya pajak dan ganti oli sebesar Rp 96.875.

Semua perhitungan tadi sebenarnya masih belum ditambah pergantian barang-barang fast moving maupun slow moving part yang selisih harganya lumayan besar juga. Sehingga ketika Anda ingin mengupgrade tunggangan dari SupraX 125 R ke CBR150R harus memiliki persiapan perubahan biaya perawatan dan pemakaian juga.

Sekian sharing ini semoga bermanfaat.

AHM Merilis Honda BeAT ESP 2014 dan Honda Beat POP 2014 harga mulai Rp 13,85 juta

produk-beat-esp1Pasar motor matic kelas murah meriah di Indonesia mulai dipadati oleh produk-produk dari pabrikan motor baik jepang maupun non jepang yang bersaing dan tidak mau kalah dalam memperebutkan pangsa pasar motor matic kelas ini. Setelah beberapa bulan sebelumnya launching motor matic Suzuki Nex Address 2014 yang sebagian juga diekspor ke negara-negara Eropa, kemudian disusul bulan ini Yamaha Mio M3 2014 juga diluncurkan, terakhir Honda juga ga ketinggalan meluncurkan Honda New BeAT eSP 2014 dan Honda New BeAT POP eSP 2014. Dengan tingginya persaingan antar pabrikan ini memberikan harapan bagi konsumen terjadinya perang harga antar prabrikan motor matic itu sehingga harga menjadi semakin murah dan mutu semakin bagus.

Honda eSP

honda-espKedua jenis Honda New BeAT 2014 itu telah dilengkapi dengan teknologi eSP (Enhanced Smart Power) dari Honda. Teknologi eSP adalah generasi terbaru mesin matic Honda yang diterapkan secara global, dirancang sempurna untuk menghasilkan performa tinggi, efisiensi bahan bakar lebih baik dan lebih ramah lingkungan. Beberapa komponen dari teknologi eSP adalah:

    1. Offset Cylinder: mengurangi gesekan antara piston dan silinder dengan mengatur ulang posisi silinder dan crankshaft.
    2. Roller Type Rocker Arm: menggunakan Shell-Type Needle Bearing sebagai poros sehingga dapat mengurangi gesekan dan mengurangi beban pegas katup.
    3. Spiny Sleeve: tekstur berduri dinding luar silinder yang bisa menyebarkan panas lebih cepat sehingga menjaga bentuk lingkaran sempurna sehingga dapat mengurangi distorsi dan kerugian akibat gesekan lainnya.
    4. Fuel Injector: dengan fuel injector yang mampu menyemprotkan bahan bakar paling halus dibandingkan kompetitornya.
    5. Compact Combustion Chamber: ruang bakar disempurnakan dengan menghilangkan hambatan pada saluran masuk bahan bakar. Kalau umumnya terdapat sudut yang bisa menghambat aliran kabut bahan bakar, kini dibuat lebih lancar.
    6. Rotasi udara vertikal: dengan rotasi udara vertikal dan aliran maksimal saat pencampuran udara  menghasilkan penyebaran bahan bakar yang merata dan menjadikan pembakaran lebih baik dan efisien.
    7. ACG Starter: sistem starter yang lebih halus dan tanpa suara bletak dan mendukung teknologi ISS.
    8. ISS (Idling Stop System): teknologi pintar dari Honda yang akan mematikan mesin setelah langsam selama 3 detik dan ketika tuas gas ditarik motor akan langsung menyala dan ngacir sehingga bisa menghemat bahan bakar dan mengurangi emisi gas buang yang sia-sia.

Honda BeAT ESP 2014 dan Honda BeAT POP 2014

beat-pop-harmony-whiteHonda Beat eSP dan Honda BeAT POP eSP adalah penerus dari Honda BeAT FI versi sebelumnya. Tampilan Honda BeAT POP eSP sedikit berbeda dengan Honda BeAT eSP. Terutama terlihat pada bentuk lampu depan dan lampu sein (riting) yang terletak terpisah dari lampu depan dan berada pada tebeng depan sedangkan Honda BeAT eSP desain lampu depan dan lampu sein menyatu seperti pada Honda BeAT FI versi sebelumnya.

beat-esp-sporty-electro-redKedua jenis Honda BeAT baru ini memiliki varian CW (Cast Wheel / velk racing), CW CBS (dilengkapi dengan CBS / Combi Break System) dan CW CBS ISS (dilengkapi dengan CBS dan ISS / Idling Stop System). Dilengkapi dengan mesin fuel injection dengan teknologi eSP berkubikasi 108 cc dengan kompresi 9,5:1 yang bisa memuntahkan power maksimum 8,68 PS / 7.500 rpm dan torsi maksimum 9,01 Nm / 6.500 rpm. Pada rem depan menggunakan cakram dengan piston tunggal dan rem belakang menggunakan rem tromol. Khusus untuk varian CBS menggunakan Combi Brake System yang memadukan rem depan dan belakang sehingga lebih nyaman dan praktis di semua kondisi jalan. Dilengkapi dengan bagasi 11 Liter yang cukup luas untuk membawa barang-barang bawaan sehari-hari dan tanki BBM 3,7 Liter sehingga motor yang diklaim memiliki konsumsi BBM 1:63 km/liter ini bisa menempuh perjalanan sejauh 233 km sebelum harus diisi bensin lagi. Ketinggian tempat duduk untuk BeAT eSP 740 mm sedangkan untuk BeAT POP eSP lebih rendah dengan 735 mm. Dengan bobot 94 kg untuk varian non CBS dan 95 kg untuk varian CBS tergolong sangat ringan terutama saat memarkir kendaraan.

 Bandrol harga untuk Honda BeAT eSP 2014 dan Honda BeAT POP eSP 2014 adalah:

Nama Varian Harga
Honda BeAT POP eSP CW Rp13.850.000
Honda BeAT POP eSP CW CBS Rp14.150.000
Honda BeAT POP eSP CW CBS ISS Rp14.650.000
Honda BeAT eSP CW Rp14.150.000
Honda BeAT eSP CW CBS Rp14.450.000
Honda BeAT eSP CW CBS ISS Rp14.950.000

Honda BeAT baru kembali menjadi pilihan produk motor matic kelas murah meriah yang paling canggih dan kaya fitur, performa semakin bagus dan semakin irit dan kenyamanan yang telah terbukti bertahun-tahun. Jika Anda ingin mencari motor matic yang desainnya manis, mungil, lincah, nyaman, canggih dan irit Honda BeAT eSP atau Honda BeAT POP eSP bisa menjadi salah satu pilihan yang terbaik.

Sekian artikel ini semoga bermanfaat.

Yamaha Mio M3 125cc dengan Blue Core

timthumb.phpDi sore hari yang agak mendung ini sedang agak galau memikirkan tugas-tugas kuliah yang banyak lowongnya, dan ketika membuka berita otomotif ternyata YIMM sudah meluncurkan motor matic terbaru mereka yaitu Mio M3 dengan teknologi Blue Core. Wah lumayan nih kemajuan teknologi produk Yamaha yang bagus untuk konsumen, harus diselidiki.

Setelah mengosak-asik berbagai sumber di internet akhirnya saya berhasil mengumpulkan informasi yang cukup banyak tentang Yamaha Mio M3 dan teknologi Blue Core nya. Yang jelas blue core yang dibaca blukor bukan berasal dari kata blusukan.

Blue Core

mio125-teaser1

Blue core bukanlah sebuah komponen mesin tetapi merupakan sebuah design guideline atau petunjuk perancangan pada sepeda motor Yamaha yang memiliki tujuan agar motor lebih irit, menyenangkan dan powernya gede. Blue core tidak hanya mencakup tentang bagian mesin saja tetapi juga pada body motor dan bagian-bagian yang lain.

Beberapa point dari teknologi blue core adalah:

  1. Rasio gir dioptimalkan agar mendapatkan torsi yang maksimal.
  2. Menggunakan silinder diasil dan piston forged sehingga mendapatkan pelepasan panas yang baik.
  3. Menggunakan oil jet piston cooler untuk menyemprotkan oli ke bagian bawah piston sehingga menjadikan pendinginan lebih optimal.
  4. Meminimalkan berat sepeda motor agar didapatkan power to weight ratio yang optimal sehingga akselerasi dan keiritan bensin yang maksimal.

Yamaha Mio M3 125cc

mio-125Sepeda motor Yamaha Mio M3 125cc produk motor matic pertama YIMM yang telah menggunakan teknologi Blue Core. Dengan mesin berkubikasi 125 cc yang mampu memuntahkan power 9,52 PS/8000 rpm dan torsi 9,6 Nm/5000 rpm dan diklaim memiliki  konsumsi bensin 1:47 km/liter. Sehingga dengan tanki bensin 4,2 liter mampu menempuh jarak 200 km sangat irit untuk sebuah motor matic. Selain itu motor ini juga dilengkapi dengan bagasi 10,1 liter sehingga bisa memuat barang-barang yang cukup banyak.

Berdasarkan informasi terbaru motor Yamaha Mio M3 125cc akan dibandrol Rp 13.950.000 untuk velk racing dan Rp 13.080.000 untuk velk ruji-ruji. Sengaja dibenturkan dengan harga Honda Beat FI sang raja penjualan motor matic dengan angka penjualan terbesar di tanah air. Untuk sementara Honda bakalan menghadang kedatangan Yamaha Mio M3 dengan Honda Beat FI, Honda Spacy Series dan Honda Vario Series tetapi musuh sesungguhnya dari Yamaha Mio M3 Blue Core adalah Honda Beat FI with ACG & ISS dengan teknologi Honda ESP yang akan diluncurkan pertengahan bulan ini.

honda-beatDilihat dari desain sangat mirip meskipun tidak kembar identik tetapi di atas kertas Yamaha Mio M3 125cc unggul dalam besarnya kubikasi mesin 125 cc sedangkan Beat FI masih 110 cc, sehingga power dan torsi juga lebih unggul 9,52 PS/8000 rpm vs 8,52 PS/8000 rpm dan torsi 9,6Nm/5000 rpm vs Beat FI 8,6 Nm/6500 rpm. Sedangkan Honda Beat FI unggul pada ukuran ban yang lebih lebar, shock breaker yang empuk sehingga lebih nyaman, selain itu Beat FI telah teruji dan terbukti selama bertahun-tahun di masyarakat dengan tingkat kepuasan konsumen yang sangat tinggi.

Akhirnya, Yamaha Mio M3 akan menjadi tambahan pilihan bagi bro dan sis yang sedang berminat mencari motor matic baru di tahun 2015 besok. Saran saya bukan hanya untuk motor ini tetapi untuk semua motor baru yang menggunakan teknologi baru juga sebaiknya menunggu review dari blogger-blogger yang sebentar lagi akan mentest ride motor baru ini dan lebih baik lagi menunggu beberapa bulan sehingga sudah terbukti di kalangan pelanggan bahwa motor ini tidak bermasalah.

Solo Touring Jogja-Jepara-Kudus-Rembang-Jogja 2014

IMG_0034Karena tuntutan kerjaan saya terpaksa harus bepergian ke Jepara dan Rembang di sela-sela waktu kuliah yang padat dari hari senin sampai dengan kamis. Tapi ga apalah demi menjemput rejeki untuk keluarga. Setelah hari Jum’atnya mempersiapkan perbekalan dan baju ganti yang dibawa selama perjalanan akhirnya pada hari Sabtu 22 November 2014 saya berangkat pada pagi hari sekitar jam 6 pagi WIB menuju lokasi tujuan pertama yaitu Jepara.

Karena belum tahu jalan menuju jepara jadi saya menggunakan Google Maps untuk penunjuk arah dan memilih jalur Jogja-Magelang-Semarang-Demak-Kudus-Jepara. Setelah kilo meter demi kilo meter di lalui dan sempat keblasuk atau tersesat mau masuk ke jalan tol Ungaran-Bawen karena lupa setting pencarian rute tidak make opsi avoid tolls. Tapi akhirnya dengan insting manual bisa mengubah jalur rute perjalanan dengan menghindari jalan tol di tersebut. Setelah itu jalan lancar menuju daerah semarang yang menanjak namun belum membuat honda cbr150r kesulitan dan masih bisa berlari dengan kecepatan lumayan tinggi.

IMG_0004Sesampainya di semarang langsung melewati jalan menuju Demak dan Jepara, matahari dah mulai tinggi membuat suhu jalanan menjadi semakin panas. Karena sinar matahari yang terik membuat ponsel terlalu panas dan charger hp di motor kurang maksimal dan power hp pun berkurang hingga hampir ngegrop tapi untunglah dengan sedikit meredupkan display handphone masih bisa bertahan. Begitu sampai jalanan menuju jepara ada beberapa jalanan yang diperbaiki sehingga agak macet. Namun dengan bantuan google maps tidak kehilangan arah dan akhirnya sampai di Jepara. Di sana karena sudah merasa lapar mampir dulu beli bakso di daerah pasar mayong. Lumayan murah bakso dan es teh cuma habis Rp 7.000.

IMG_0015Kemudian setelah selesai makan bakso lalu sholat dhuhur dulu di masjid baiturahman kalinyamatan jepara. Masjid berlantai dua bercat hijau yang sangat megah. Lumayan bisa beristirahat sebentar di sana kemudian harus segera menuju ke tempat klien.

IMG_0019Setelah kerjaan di sana selesai kemudian pamit dan menuju ke tempat tujuan berikutnya yaitu rembang. Tapi karena hari sudah menjelang malam jadinya mencari tempat untuk sholat maghrib dan penginapan yang rencananya di daerah kudus.

IMG_0022Karena waktunya mepet maghrib maka mampir dulu ke masjid baiturahman lagi karena hanya itu tempat yang paling hafal disana. Sempat sholat ashar sebelum akhirnya azan maghrib. Setelah sholat maghrib kemudian jalan-jalan di sekitar masjid ada penjual angkringan yang makanannya lumayan lezat dan harganya cukup murah.

IMG_0026Setelah itu melanjutkan perjalanan ke kota kudus dan mencari penginapan. Ternyata penginapan di daerah kudus lumayan mahal juga paling murah dapat di hotel amandah Rp 200.000 per malam, single bed besar, breakfest, dan kolam renang. Tapi tirai banyak yg berlubang dan kunci pintu agak rusak dan pintu kamar mandi yang tua dan dimakan rayap tapi lumayanlah daripada tidur di pinggir jalan. Setelah sholat isya’ lalu lekas tidur sehingga paginya bisa bangun dengan segar-bugar. Setelah sholat subuh, mandi dan sarapan lalu bergegas berangkat menuju rembang.

IMG_0035Jalur yang dilewati saat menuju rembang sangat indah melewati daerah para petani garam sedang bekerja. Sempat berhenti sebentar dan mengambil foto-foto. Kemudian melanjutkan perjalanan dan gas pol.

IMG_0039Sesampainya di rembang kemudian menuju ke tempat klien untuk menyelesaikan kerjaan hingga maghrib. Setelah kerjaan selesai kemudian mampir sholat dulu di pom bensin kemudian menuju jogja. Pada saat touring harus pintar memilih tempat berhenti yang aman, diantaranya adalah pom bensin dan pos polisi yang ada polisinya.

Setelah selesai sholat maghrib kemudian gas pol pulang menuju ke jogja. Sekitar jam 8 malam timbul masalah karena saya memilih jalur lewat purwodadi padahal sudah hampir jam 9 malam dan jarak ke rumah masih 170 km. Melewati jalur pedesaan yang belum begitu terang dan sepi sedangkan motor yang digunakan cukup menarik perhatian para begal yaitu cbr150r fi. Karena menurutku beresiko maka saya balik arah kembali ke daerah Pati dan memilih jalur lewat rute pati-kudus-demak-semarang-magelang-jogja. Karena jalanan halus dan sepi jadi bisa gas pol dan meskipun jalur lebih panjang tapi bisa ditempuh dengan lebih cepat.

Sesampainya di kota  magelang sekitar jam 00.30 benar-benar seperti melihat kota mati sunyi ga ada orang cuma ketemu satu gelandangan di tepi jalan yang terlihat mirip zombie. Setelah kembali ke jalur antar kota ternyata masih ramai hampir tiap setengah menit ada mobil atau truck yang lewat.

Setelah menempuh perjalanan panjang di malam hari itu yang alhamdulillaah tidak turun hujan lebat akhirnya sampai kembali di jogja. Dalam rute yang total sekitar 750 km yang ditempuh selama 3 hari itu menghabiskan pertamax Rp 200.000 rupiah.