Arsip Kategori: Honda CB150R

Antara Honda CB150R vs Yamaha New Vixion Lightning Pilih Mana?

yamaha_nvl_white_red

Antara Honda CB150R vs Yamaha New Vixion Lightning Pilih Mana? Kedua motor ini memang menjadi raja dalam angka penjualan motor sport di tanah air Indonesia. Selain itu juga dibekali dengan mesin yang menjadi legenda di dunia motor 4 tak 150cc yaitu mesin turunan Honda CBR150R dan mesin Yamaha Vixion series. Di berbagai forum roda 2 maupun grup facebook tidak jarang terjadi saling bully antar fans dari kedua motor ini.

Saya kebetulan sebagai mantan pemakai Honda CB150R jadi memiliki pengalaman yang mendalam dengan motor satu ini. Di lain sisi adik ipar saya adalah pemilik motor Yamaha New Vixion Lighting (NVL) yang sering saya pinjam kalo sedang berada dirumah mertua saya sehingga lumayan tahu juga tentang motor ini. Oleh karena itulah saya ingin sekali menulis tentang komparasi antara kedua motor ini.

honda_cb150r_white_blueYang pertama adalah Honda CB150R motor ini adalah salah satu motor yang powerfull di kelas 4 tak 150cc. Dibekali dengan mesin DOHC overbore dengan 6 perseneling yang mampu memuntahkan tenaga 16,3 dk dan torsi 13,1 Nm on crank dan dengan sangat mudah menggapai batas putaran mesin 11.000 rpm dengan getaran yang sangat minim, memiliki top speed yang tinggi di atas 120 km/jam dan akselerasi terbaik di kelas 4 tak 150 cc. Memiliki desain elegan, ramping dan agresif. Memiliki suspensi yang sedikit keras sehingga lincah dan stabil saat dipacu kencang di jalan raya. Sangat cocok untuk laki-laki maupun wanita yang mencari motor sport 150cc untuk kebut-kebutan dan memacu motor di rpm tinggi dan membutuhkan akselerasi yang yahud dengan mengorbankan bensin yang agak boros. Pada pemakaian harian saya biasa mendapat angka konsumsi bbm 36,1 km/liter bensin premium.

Pada unit-unit awal Honda CB150R pengecatan terutama pada bagian rangka Honda CB150R kurang bagus dan ada bagian yg belum tertutup cat sehingga rawan timbul karat terutama pada bagian segitiga, las-lasan rangka, dan tangki di balik plastik samping. Tetapi hal itu bisa diatasi dengan perawatan yang baik dan menambal cat pada bagian yang belum tertutup cat.

Selain itu Honda CB150R pada saat awal setelah peluncuran juga dihantui dengan berbagai macam masalah mulai dari gear starter rompal, mesin bunyi klotok-klotok, dudukan shock belakang rompal, tangki karatan, hingga rumah kopling yang oblak. Sehingga mempertakut calon pembeli yang mau meminang motor ini. Padahal sebenarnya pabrikan selain pernah melakukan recall pada beberapa nomor seri Honda CB150R yang disinyalir swing arm rawan ambrol pada dudukan shock belakang juga telah memperbaiki secara bertahap keluhan seperti mesin bunyi klotok-klotok, gear starter rompal dan keluhan lainnya sehingga pada unit-unit terbaru seharusnya sudah terbebas dari masalah tadi. Dan jika terjadi masalah garansi produk AHM selalu siap diandalkan.

Saya sendiri selama 6 bulan memakai motor Honda CB150R unit pembuatan September 2013 sudah tidak mengalami permasalahan seperti yang disebutkan di atas. Menurut saya kualitas material dan part yang digunakan pada Honda CB150R termasuk kelas atas dan sangat bagus.

yamaha_nvl_vietnamBerbeda dengan motor New Vixion Lightning yang merupakan pengembangan dari seri Vixion sebelumnya yang sudah mengaspal lama sehingga relatif bebas masalah. Menggunakan mesin SOHC overstroke dengan 5 persneling memiliki top speed yang tinggi di atas 123 km/jam bahkan relatif lebih tinggi dari Honda CB150R yang menggunakan mesin DOHC meskipun kalah secara akselerasi. Mesin Yamaha New Vixion Lighting mampu memuntahkan tenaga 16,55 dk dan torsi 14,5 Nm yang sangat irit bahan bakar. Memiliki suspensi yang empuk sehingga nyaman digunakan untuk komuter harian dengan performa yang cukup. Memiliki desain yang moge look dengan ban tapak lebarnya dan memiliki kualitas pengelasan dan pengecatan yang setingkat di atas Honda CB150R meskipun secara material sama saja. Sehingga Yamaha New Vixion Lighting sangat cocok bagi Anda yang menginginkan motor yang teruji dan relatif bebas masalah, memiliki suspensi yang empuk dan nyaman, enak untuk melibas jalur yang penuh tanjakan seperti daerah pegunungan, dan irit. Teman saya pemilik Yamaha New Vixion Lightning untuk pemakaian sehari-hari biasa mendapat angka konsumsi bbm 47,2 km/liter bensin premium.

Kekurangan dari motor Yamaha New Vixion Lightning mungkin lebih karena pemakainya yang luar biasa banyak sehingga tidak terasa ekslusif. Tetapi pada rpm di atas 8.500 mesin Yamaha New Vixion Lightning akan menjerit dan getaran sangat terasa bahkan ada beberapa user vixion yang melaporkan motornya mengeluarkan asap putih saat digeber pada rpm tinggi secara terus menerus sehingga tidak cocok bagi yang suka kebut-kebutan dengan rpm tinggi terus menerus.

Jadi kesimpulannya menurut saya kedua motor ini memiliki desain dan tujuan masing-masing, yang satu dirancang untuk enak dipakai kebut-kebutan dengen mesin yang tetap halus sedangkan yang satunya dirancang sebagai motor komuter yang gagah, nyaman dan sangat irit bbm. Sehingga pilihan dikembalikan kepada kebutuhan dan selera bro-bro sendiri.

Sekian ulasan saya tentang kedua motor itu kalo ada salah mohon dikoreksi.

Review personal Knalpot Standar, NOB1 3Bold,R9 New Mugello pada Honda CB150R

Dalam artikel ini saya ingin sedikit mereview beberapa knalpot yang pernah saya pakai di motor Honda CB150R. Review ini sangat sederhana dan cenderung obyektif karena hanya berdasarkan feeling saya sebagai pengguna.

1. Knalpot Standar Bawaan Honda CB150R.

honda_cb150r_knalpot_std

honda_cb150r_knalpot_std

Pertama kali knalpot yang saya gunakan pada Honda CB150R adalah knalpot standar bawaan pabriknya. Secara bentuk lumayan kekar dan dilengkapi dengan cover anti panas sehingga sangat aman bagi boncenger. Untuk kualitas bahan lumayan bagus tapi lumayan cepat menguning. Harga part baru dari AHM Rp 530.000.

Suaranya knalpot sangat merdu agak ngebass dan tidak keras sehingga sangat nyaman ditelinga. Tetapi karena kurang keras sehingga kurang bisa memberi tahukan pengendara di depannya kalau ada motor yang melaju kencang di belakangnya.

Performa motor dengan knalpot standar sudah sangat bagus dalam hal akselerasi dan top speednya. Penulis tidak menuliskan top speed karena memang bukan speed freak dan tidak berani memacu kendaraan di atas 130 kpj.

2. Knalpot R9 New Mugello.

honda_cb150r_r9_nmugello

honda_cb150r_r9_nmugello

Kenalpot ini termasuk knalpot yang paling mahal yang pernah penulis coba. Harga di pasaran mencapai Rp 1.100.000 khusus untuk model CB150R. Dari harganya yang mahal membuat kualitas bahan dan las-lasan yang digunakan sangat bagus. Logam yang digunakan kuat tapi ringan dan las menggunakan las kuningan yang mewah dan tahan karat. Secara finishing dan bahan lebih bagus dari knalpot standar bawaan motor.

Suara kenalpot ketika free flow tanpa db killer ngebass bulat dan tidak begitu keras saat idle tetapi kalau gas ditarik suara menjadi keras menggelegar dan memekakkan telinga. Berbeda ketika dipasang db killer yang bisa didapatkan dengan membayar Rp 100.000. Setelah dipasang db killer ketika gas ditarik suara tetap ngebas bulat dan lebih keras sedikit di atas knalpot standar,

Performa motor setelah dipasang knalpot ini pertambahan power dan akselerasi sangat terasa khususnya ketika dibikin free flow tanpa db killer. Peak power dan torsi bergeser ke rpm yg lebih tinggi kalo ga salah disekitar 10500 rpm utk power dan 8500 rpm untuk torsi, jadi agar mendapat power dan torsi yg maksimal shifting harus di rpm 11.000an pokoknya sblm redline jadi tarikan atas menjadi ganas.

3. Knalpot NOB1 3Bold.

cb150r_nob1_3bold

Kenalpot ini termasuk knalpot yang paling murah yang pernah penulis coba. Harga di pasaran hanya Rp 395.000 khusus untuk model CB150R. Kualitas bahan dan las-lasan yang digunakan tidak sebagus knalpot-knalpot di atas. Logam yang digunakan kuat dan agak berat dan sangat cepat berkarat. Secara finishing dan bahan di bawah dari knalpot standar bawaan motor.

Suara kenalpot ketika free flow tanpa db killer ngebass bulat dan sangat keras saat baik saat idle apalagi kalau gas ditarik suara menjadi keras menggelegar dan memekakkan telinga, jauh lebih keras dari knalpot r9 free flow. Berbeda ketika dipasang db killer yang sepaket dengan knalpot full setnya. Setelah dipasang db killer suara tidak begitu keras, sedikit di atas knalpot standar dan lumayan merdu.

Performa motor setelah dipasang knalpot ini pertambahan power dan akselerasi sangat terasa khususnya ketika dibikin free flow tanpa db killer. Kemudian setelah dipasang db killer pertambahan power tetap terasa dan akselerasi tetap bagus sedikit di atas knalpot standar bawaan.

Pengalaman menggunakan knlapot NOB1 3Bold ini pada track yang panjangnya blm pernah ngukur tapi kurang dari 500 m, dengan kenalpot biasa cuma dapat 110 kpj lbh dikit, dengan NOB1 3Bold bisa tembus 120 kpj lebih dikit. Lumayan untuk knalpot 4 ratus ribuan, bahkan ada yg jual seken 2 ratus ribuan saja.

Grafik Uji Dynotes

hasil dyno challenge

Berikut adalah grafik hasil dyno test pada ajang Dyno Challenge pada event Ekspedisi Nusantara oleh Honda. Dari grafik bisa terlihat power dan torsi mesin pada rpm tertentu dan tercantum jenis knalpot yang digunakan, terlepas dari kemungkinan sudah menggunakan custom ECU maupun modifikasi yang lainnya.

Kesimpulan

Secara pribadi untuk pemakaian harian, knalpot favorit penulis adalah NOB1 3Bold karena memang lebih suka akselerasi dibandingkan dengan top speed. Suara knalpot dengan db killer juga lumayan merdu dan nyaman ditelinga meskipun dipakai untuk touring jarak jauh. Untuk pemakaian harian db killer juga wajib digunakan kalau tidak mau kena tilang paman polkis yang mulai rajin merazia knalpot racing. Dengan harga yang terbilang murah mendapatkan knalpot yang bagus.

Sedangkan untuk keperluan kebut-kebutan dengan rpm tinggi agar mendapatkan performa maksimal maka penulis cenderung pada knalpot R9 New Mugello.

Sekian artikel ini semoga bermanfaat.