Arsip Kategori: Suzuki

Motor Sport Baru Dari Suzuki

suzuki-gixxer-155-07

Hari Jum’at kemarin adalah hari yang cukup sibuk bagi saya tetapi alhamdulillaah masih bisa menyempatkan mampir ke bengkel suzuki untuk penggantian cover handle pada motor Suzuki Skywave saya. Pada saat menunggu pengerjaan motor suzuki skywave ada kesempatan tanya-tanya ke mekanik di sana tentang motor-motor matic suzuki 125 cc, termasuk tentang motor sport Suzuki Thunder dan motor sport baru suzuki yang akan dilaunching.

nex-address-2

Pertama-tama saya tanyakan tentang matic suzuki 125cc seperti Spin, Hayate yang kenapa kok tidak dipajang lagi di showroomnya. Dan jawabannya bikin saya agak kaget bahwa ternyata produk itu sudah tidak diproduksi lagi, dan motor matic suzuki fokus di Address, Nex FI, dan LET’s FI. Oalah gitu toh ternyata pantesan dah tidak dipajang di dealer, yang masih dipajang cuma Suzuki Address, Suzuki Satria Fu 150cc, dan Suzuki Shooter FI.

thunder_125

Kedua pertanyaan menjurus pada motor sport, kali ini tentang suzuki thuder 125 yang juga tidak ada di delaer. Dan jawaban para mekanik itu pun sama bahwa thunder 125 juga sudah tidak diproduksi lagi. Walah lah terus mau jualan matic dan fu aja po? Kemudian aku sedikit bertanya tentang motor sport suzuki yang baru, kebetulan ada teman yang upload gambar rangka motor sport tapi mesinnya satria fu. Dan lagi-lagi mereka menjawab belum ada pemberitahuan dari pusat. Tapi menurut mereka memang akan ada sosok motor sport baru dari suzuki.

Tentang motor sport baru dari suzuki ini sudah ada kabar di internal suzuki dan dah sampai ke para mekanik, tapi kagetnya kok katanya mesinnya diambil dari Suzuki Shooter FI. Jadi istilah dari para mekanik itu Suzuki Shooter FI akan diubah menjadi motor sport mirip Satria Fu. Walah jadinya mirip Suzuki Raider 115cc dong. Apakah suzuki sudah trauma mengeluarkan motor baru dan ga pernah sukses jadi nggak mau ngeluarkan motor yang terlalu jauh berbeda dengan motor mereka satu-satunya yang bisa sukses yaitu Satria Fu. Ataukah ini adalah trategi blue ocean baru dari suzuki yaitu membuka pasar baru motor ayam jago dengan kubikasi 115 cc. Entahlah sangat membinungkan tapi semoga bisa laris.

suzuki-satria-j115fi-philipina

Sungguh sayang sekali jika suzuki tidak ikut memperebutkan pangsar pasar motor sport yang saat ini dikuasai oleh Yamaha Vixion tapi dominasinya mulai memudar dihajar oleh Honda. Dengan kemampuan suzuki dalam meracik motor sport 4 tak 150cc yang terbukti dengan salah satu produk yang diakui keunggulannya dari rival sekelasnya yaitu Suzuki FXR 150 cc sangat sayang sekali kalo kelewatan momentum ini.

shooter_fi

Kabar ini murni berasal dari wawancara saya dengan mekanik di bengkel suzuki. Semoga suzuki bisa terus berkembang dan bertahan melawan gempuran pabrikan se jepang lain yang gila-gilaan dalam berinovasi dan membanjiri pasar dengan produk motor baru yang canggih dan beragam. Sungguh sangat ironis sekali kalau pabrikan suzuki dengan pekerja yang sangat banyak dari marketing, perakitan serta  show room dan bengkel yang tersebar ke seluruh Indonesia.

Semoga bermanfaat.

Shell HX7 10w40 API SN Sangat Cocok dengan Suzuki Skywave

20150302_090735

Setelah kemarin memiliki mainan baru motor matic skywave langsung saya coba isi dengan Shell HX7 10w40 API SN JASO MB 1 liter yang merupakan oli mobil. Tetapi karena motor matic biasanya menggunakan kopling kering maka kompatibel dengan oli ini secara spesifikasi.

shell_hx7_10w40

Feel setelah dituangkan oli ini ke mesin suzuki skywave adalah akselerasi yang semakin terasa, tarikan yang lebih halus dan bensin terasa sedikit lebih irit meskipun tetap terhitung boros untuk motor 125cc yaitu sekitar 1:33 km/liter. Entah kenapa dirasakan terjadinya panas berlebih dan suara mesin yang berisik. Hal ini sepertinya diakibatkan karena waktu menggantinya memang komponen mesin terutama bagian klep sudah aus karena usia motor yang sudah tua dan juga pemakaian filter oli yang sudah terlalu lama belum diganti jadi sirkulasi oli kurang optimal. Setelah melakukan service besar dan ganti filter oli kejadian overheating dan suara mesin berisik sudah hilang.

Perlu diketahui bahwa rekomendasi Suzuki untuk oli motor Skywave adalah oli JASO MA dengan SAE 20W50 dengan kapasitas oli 1,1 Liter dan penggantian periodik 1 Liter. Cukup aneh mengapa mesin kopling kering menggunakan spek JASO MA dan setelah saya konsultasikan dengan mekanik olinya boleh make JASO MB ataupun jASO MA.

Jadi bagi yang suka akselerasi yahud dan suzuki skywavenya lebih irit bensin tetapi mesin sedikit lebih garing suaranya knalpotnya boleh mencoba Shell HX7 SAE 10w40 API SN tapi kalo yang lebih suka knalpot gandem namun lebih boros dan akelerasi berat silahkan kembali ke oli SGO 4T 20W50.

Sekian artikel ini semoga bermanfaat.

Menguji Performa Top Speed Suzuki Skywave 2008

20150302_090721

Pagi ini saya mencoba memakai Yamalube Carbon Cleaner seharga Rp 25.000 pada motor Skywave 2008. Setelah diisi bensin ron88 full tank sekitar 5 liter dan dicampur dengan Yamalube Carbon Cleaner maka saatnya menggeber si motor matic dengan full throttle.

Karena mendapati jalanan yang halus dan lurus dan lumayan sepi sehingga mendukung utuk pengujian performa jadi sekalian saja saya ukur dengan aplikasi SpeedView yang memanfaatkan GPS di ponsel Android untuk mengetahui kecepatan real berdasarkan GPS dan membuat log catatannya. Mengingat ini adalah motor matic 125 cc yang masih standar jadi top speed tidak akan tinggi-tinggi banget jadi agak santai mengujinya. Berat barat rider 95 kg ditambah tas membawa laptop dan alat-alat dengan berat sekitar 4 kg jadi berat beban pengendara diasumsikan 99 kg. Bensin di tangki masih lumayan full sekitar 4,5 liter. Trek lurus yang dilewati sekitar 3 km.

Setelah mempersiapkan aplikasi SpeedView lalu mulai nyalakan mesin dan gas pol. Setelah berjalan beberapa menit dan jalur trek lurus habis segera berhenti dan sempat melihat pada speedo motor matic mencapai 103 km/jam. Agak kaget juga kok cuma segitu padahal di web ada yang pernah mencoba sampai 115 km/jam. Setelah itu melihat log di aplikasi SpeedView.

Screenshot_2015-03-02-09-29-53

Dan ternyata tercatat kecepatan maksimum berdasarkan GPS adalah 96 km/jam. Wah sangat akurat berarti deviasi Speedo Meter dengan GPS hanya 4% saja. Yah lumayalah untuk ukuran motor tua usia 5 tahun lebih.

Sekian artikel tentang uji performa motor matic Susuki Sky Wave 2008 ini, semoga bermanfaat.

Membeli Motor Matic Second Suzuki Skywave 2008

20150302_090735

Ditengah hingar bingar peluncuran motor matic terbaru dari 2 pabrikan motor terbesar di tanah air yaitu Honda dan Yamaha. Sehingga terbersit keinginan untuk membeli sebuah motor matic baru tetapi karena akhir-akhir ini kondisi keamanan di negeri ini sedang kurang mendukung dengan banyaknya kasus pembegalan yang terjadi. Sehingga lebih memilih motor matic second sehingga tidak terlalu memancing para penjahat untuk merampas motor itu.

Setelah searching-searching di website OLX akhirnya menemukan beberapa kandidat yang menurut saya dilihat dari foto-fotonya cukup meyakinkan, diantaranya adalah sebuah Skywave 2008 yang ditawarkan seharga Rp 7.200.000. Setelah paginya menghubungi seller dan barang masih ada lalu siangnya janjian untuk cek kondisi fisik motor dan mencoba menggoyang harganya.. heheh

Sampai sana ketemu sellernya seorang Bapak yang sangat ramah. Sangat senang karena diperbolehkan untuk melakukan test ride motornya. Hal pertama-tama yang saya perhatikan adalah mengecek bagian fisik dan rangka yang masih lumayan cuma ditemukan beberapa goresan wajar. Kemudian coba nyalakan mesin dan agak sulit menyala tapi setelah menyala masih terdengar lumayan halus. Saya coba menawar harganya dan di Bapak selernya dan bilang netnya Rp 6.500.000. Alhamdulillaah bisa hemat Rp 700.000.. heheh. Setelah itu coba dipakai jalan beberapa ratus meter dan terdengar bunyi getar yg ternyata berasal dari spion dan selainnya lumayan normal. Dan akhirnya setelah melihat dokumen surat menyurat motor yang lengkap, saya deal beli motornya.

Sampai rumah dicek dan dibersihkan dan buru-buru ganti handle rem kiri dan karet stang, dua-duanya 2xRp 20.000. Sekalian ganti oli transmisi dengan Yamalube 100 ml seharga Rp 24.000 dan oli mesin dengan Shell HX7 10w40 1 liter API SN eharga Rp 76.000. Karena ini motor matic dengan kopling kering jadi olinya tidak harus memiliki spesifikasi JASO MA. Lumayan kaget karena ternyata ring baud tap oli tidak ada, sama mas bengkel mau dikasih selotip semen tapi saya bilang ga usah biarin aja mas. Kemudian setelah itu dibawa pulang dan sampai rumah dari baud tap oli ada bocor dikit, haduh pusing dan panik tapi tenang ada teman SD dan SMP dulu yang sekarang menjadi kepala mekanik bengkel resmi suzuki di daerah Ambarukmo Yogyakarta. Setelah ngobrol2 lewat WA dengan teman saya itu ternyata partnya ada di bengkel resmi suzuki.

20150220_095805

Kemudian pagi harinya segera servis karbu dan CVT sekalian ganti ring baud tap oli di bengkel resmi suzuki di daerah Klodran Bantul. Pada saat servis karbu dan CVT ada beberapa part yang diganti dan diberi paslin baru dibagian CVT karena telah kering. Ternyata baud ring tap oli bisa diganti dengan ring busi dan setelah dicoba beres ga bocor lagi olinya dan oli Shell HX7 yang baru diganti kemarin sore masih bisa dipake lagi, trims bengkel suzuki. Total servis dan ganti beberapa part termasuk ring busi habis Rp 86.000. Lumayan murah banget karena terbiasa servis Honda CBR150R sekali servis tanpa ganti alat saja Rp 90.000.. heheh

20150302_112127

Setelah bagian mesin dan CVT sudah beres dan oli tinggal peremajaan si karet bundar alias ban yang merupakan salah satu part yang sangat vital karena kalau bocor mau kendaraan semahal apa tetap harus didorong sehingga baik untuk mengurangi berat badan. Untuk mengganti ban saya pergi ke daerah pasar onderdil di pasar klitikan pleret bantul. Ternyata agak sulit ganti ban skywave yang ring 16. Tapi di salah satu toko tersedia dengan ukuran standar dan tubeless merek Zeneos. Total ban depan belakang dan ongkos pemasangan habis Rp 305.000.

20150218_174016

Akhirnya beres sudah dan siap untuk digunakan untuk berpetualang dan membantu aktivitas sehari-hari juga bisa. Setelah ini akan diuji performanya semoga bisa dishare di next artikel.

Moto GP 2014 ini Marc Marquez Juara Dunia dan Suzuki Kembali Ikut MotoGP

marc_marquez_valenciaTahun ini adalah tahun yang bagus bagi Marc Marquez dan tim balap HRC dalam mengikuti lomba Moto GP. Dominasi Marc Marquez memang sangat sulit ditandingi di seri MotoGP tahun ini. Pembalap berbakat kelahiran 1993 Cervera Spanyol berusia 21 tahun ini telah berhasil memecahkan rekor tiga belas kali kemenangan dalam semusim dan menjadi juara dunia MotoGP dua kali pada seri 2013 dan 2014 kali ini. Dengan usia yang sangat muda masih terbuka kesempatan untuk meraih gelar juara dunia MotoGP di seri-seri berikutnya.

2015-Suzuki-GSX-RR-MotoGP-race-bike-03Kabar gembira lain yang mungkin ditunggu-tunggu oleh fans Suzuki adalah kembali masuknya Suzuki ke ajang balap motor tertinggi ini. Menggunakan motor khusus GSX-RR Suzuki berharap akan bisa bersaing dan mendapatkan gelar juara di Moto GP 2015 nanti. Menggandeng pembalap kawakan Maverick Vinales dan Aleix Espargaro dengan menggunakan motor baru Suzuki GSX-RR.

Sebelumnya Suzuki keluar dari ajang MotoGP pada akhir seri 2011 karena tidak memiliki motor 1000 cc yang cocok untuk balapan. Setelah pada seri MotoGP 2012 permintaan untuk tetap mengikuti lomba dengan motor GSV-R 800cc ditolak. Dan akhirnya setelah 3 tahun meracik motor baru 1000 cc akhirnya kembali ke ajang balap nomor satu Moto GP.

Motor GSX-RR menggunakan konfigurasi 4 inline berbeda dengan pendahulunya yang menggunakan konfigurasi V 4. Sehingga semakin mirip dengan produk motor jalan raya mereka GSX-R.

2015-Suzuki-GSX-RR-MotoGP-race-bike-04Berikut spesifikasi motor GSX-RR yang diketahui:

Overall length x width x height: 2,096mm x 720mm x 1,140mm.
Wheelbase: 1,457mm.
Body weight: 160kg (based on FIM regulation).
Engine type: Water-cooled, four-stroke in-line four-cylinder, DOHC four-valve.
Displacement: 1,000cm3.
Maximum output: Over 169kw (230PS).
Frame type: Twin-spar aluminum.
Tyres (front/rear): 16.5in/16.5in.
Front suspension: Ohlins, inverted fork.
Rear suspension: Ohlins.
Brakes (front/rear): Carbon disk/steel disk, Brembo.

Fenomena Maraknya Oli Diesel dipakai di Motor Kopling Basah

oli_mobilBaru-baru terjadi fenomena maraknya pemakaian oli diesel untuk motor kopling basah. Menurut saya hal ini sebetulnya sangat berbahaya karena terdapat beberapa jenis oli mesin dan telah disesuaikan untuk jenis mesinnya oleh pembuat oli tersebut. Dan motor khususnya yang menggunakan kopling basah oleh pabrikan telah diberikan rekomendasi spesifikasi oli baik API maupun JASO yang cocok untuk karakteristik mesinnya. Sehingga menggunakan sembarang oli  yang spesifikasinya tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan adalah sangat berbahaya. Karena bagaimanapun juga yang tahu tentang spesifikasi oli mesin yang cocok untuk sebuah mesin motor adalah pabrikan yang membuatnya. Dan jika sampai terjadi kerusakan maka akan ditanggung sendiri oleh pemilik kendaraan bermotor karena garansi mesin jelas hangus ketika menggunakan oli diluar yang direkomendasikan pabrikan.

Saya sendiri dahulunya tertarik dengan penggunaan oli diesel pada motor kopling basah. Beberapa hal yang membuat saya tertarik adalah dari komunitas pengguna oli diesel untuk motor kopling basah yang menamakan dirinya komunitas oli sesat percaya bahwa oli diesel dengan tingkat harga yang sama memiliki mutu yang lebih bagus dibanding oli motor dengan masa pakai oli yang lebih lama dan mampu memberikan perlindungan terhadap mesin yang lebih baik karena diperuntukkan untuk kendaraan berat yang menggunakan mesin diesel. Karena percaya bahwa oli diesel memiliki masa pakai yang lebih lama sehingga bisa mengurangi limbah oli dan menghemat pengeluaran untuk penggantian oli mesin.

Saking tertariknya saya masuk ke dalam grup facebook HDEO/PCMO on Motorcycle (link https://www.facebook.com/groups/hdeo.kaskus/ meskipun masih baru tapi member sudah 4.000 lebih tandanya peminatnya sangat banyak) Setelah sampai di sana mulai menimba ilmu dari suhu oli Arya Bisma. Kemudian mulai belajar tentang cara mulai penggunaan oli diesel pada motor kopling basah yaitu harus flushing dulu atau membersihkan mesin motor dengan oli diesel yang dipercaya komunitas oli sesat memiliki ditergent yang lebih bagus sehingga akan membuat mesin bersih kembali. Menurut komunitas pemakai oli diesel pada saat flushing itu kotoran dan gram-gram mesin yang tertinggal dan tidak dibersihkan oleh oli motor (MCO / Motor Cycles Oil) akan dikeluarkan. Setelah dirasa mesin sudah bersih baru menggunakan oli diesel yang lebih mahal dan long drain untuk selanjutnya.

Ketika membaca postingan-postingan di grup facebook itu ada beberapa pengguna yang mereview dan telah berhasil dengan sukses dan melalui beberapa puluh ribu kilometer dengan oli HDEO dengan lancar dan motornya tambah nyaman. Akan tetapi ada juga beberapa pengguna yang menceritakan penggantian komponen mesin di motornya setelah menggunakan olid HDEO padahal mesin masih kurang dari 50.000 km, padahal motor saya Supra X 125 R 2009 CW dulu hingga odo meter meraih angka 70.000 km lebih hanya dengan oli Federal Ultratec 20W50 belum pernah bongkar mesin. Hal ini bisa terjadi karena oli yang tidak sanggup melumasi seluruh bagian mesin dengan benar sehingga bagian mesin tergerus karena gesekan pada saat mesin bekerja atau pemakaian yang memang ekstrim dan semua resiko ditanggung oleh pengguna oli. Jika terjadi oli yang tidak cocok mengakibatkan kerusakan pada mesin motor malah mengakibatkan terjadi pemborosan padahal niat awal adalah berhemat.

oli_motorHingga saat ini saya belum berani untuk memasukkan oli mesin yang di luar spesifikasi dari pabrikan motor. Lebih baik kita rajin mengganti oli yang sesuai dengan spesifikasi yang direkomendasikan pabrikan motor dan sesuai masa pakai olinya supaya mesin motor kita awet dan tidak bermasalah. Kalau ada dana Rp 200.000 atau lebih ada baiknya menggunakan oli motor full sintetik seperti Motul H-Tech, Motul 5100, Motul 7100, Shell Advance Ultra, , Pertamina Enduro 4T Sport atau yang lebih bagus sehingga perlindungan lebih bagus, masa penggantian lebih lama lebih dari 2.500 km dan proteksi dan pembersihan mesin yang lebih baik. Kalau dana kurang dari Rp 100.000 bisa mencoba oli Shell AX7, Motul 3100, Yamalube Super Sport, Kawasaki Genuine Oil Ultimate yang dengan masa pakai 2.000 km masih sangat aman. Tetapi ketika dana kurang dari Rp 60.000 masih bisa menggunakan oli yang harganya lebih murah seperti Enduro 4T Racing, AHM Oil, Federal Ultratec, Federal Supreme, Yamalube Oil, Suzuki Genuine Oil atau PrimaXP yang penting penggatian oli tidak lebih dari 1.500 km masih sangat aman.

Tetapi jika Anda penasaran dengan oli diesel dan berani menanggung semua resikonya maka pilihan di tangan Anda. Setidaknya pelajari terlebih dahulu dengan mendalam tentang oli yang akan digunakan sebelum mencobanya karena jika terjadi kerusakan pada mesin akan Anda tanggung sendiri. Sebagai pembanding bisa melihat group Pelumas Motor (Motorcycle Oil) (link https://www.facebook.com/groups/ili.motor.terbaik/) yang merupakan komunitas pemakai oli khusus motor atau aliran lurus.

Sekian artikel dari saya, kalo ada salah-salah kata saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan mohon koreksinya.

Suzuki Meluncurkan Skutik Nex Address 2014 dengan harga Rp 13,89 juta

nex-address-2Suzuki salah satu pabrikan yang dahulu pernah menempati posisi ke 2 pangsa pasar sepeda motor khususnya di Indonesia, tetapi sekarang terpuruk dengan pangsa pasar yang jauh lebih kecil dari Honda dan Yamaha. Meskipun demikian tetapi tanda-tanda kemauan untuk bangkit Suzuki mulai terlihat. Terakhir Suzuki meluncurkan produk skutik terbaru mereka yaitu skutik Nex Address 2014 yang dibandrol dengan harga Rp 13,89 juta.

Dibandrol dengan harga yang cukup murah Suzuki Nex Address dibekali dengan mesin injeksi 110 cc berpendingan udara. Kapasitas oli mesin pada penggantian periodik adalah 0,8 liter. Bentuk Nex Address lebih besar dari Nex FI yang lama dan dilengkapi dengan tangki bensin besar 5,2 liter dan bagasi besar 19 liter yang memanjakan rider yang suka touring dengan membawa perbekalan dan peralatan yang banyak dan juga sangat cocok buat harian karena mudah untuk membawa barang-barang. Berdasarkan pengujian internal diperoleh konsumsi BBM 53 km/liter dengan metode ECER, sangat irit dengan tangki bensin yang besar bisa menjelajah lebih jauh tiap kali mengisi bensin full tank.

nex-address-jerman

Suzuki Nex Address merupakan produk global yang selain dipasarkan di Indonesia juga akan dipasarkan ke 20 negara eropa salah satunya German negaranya Sebastian Sweinsteiger.

Jadi bagi Anda yang lagi mencari opsi skutik yang irit dan tidak terlalu mempermasalahkan harga purna jual dan budget 14 jutaan maka Suzuki Nex Address masuk dalam list pilihan Anda.

Kalau saya sendiri sebenarnya lagi nyari skutik juga tapi kalo bisa second kalo merk Suzuki soalnya value banget secondnya dan perawatan mesin 4 tak injeksi asal rajin ganti oli jangan sampe terlambat dan ganti kampas rem aja seharusnya aman.

Selamat pagi dan selamat bekerja.