Arsip Tag: dyno test

Event Honda Motorsport Show 19 April 2015 Di The Park Solo

Jpeg

Berhubung ada waktu luang dan lagi butuh banget refreshing maka hari minggu 19 April 2015 kemarin saya menyempatkan untuk mengikuti event Honda Motorsport Show di The Park Solo. Berangkat dengan penuh semangat karena bisa ketemu banyak teman-teman dari group CB150 Street Fire Lover dan CBR K45 Lover.

Jpeg

Berangkat terlalu gasik karena tidak tahu acara dimulai jam berapa, pokoknya pasang ponsel ke holder dan kabel charger, buka google map dan cari the park solo lalu start navigating dan gas. Setelah melalu perjalanan panjang 2 jam lebih akhirnya sampai juga ke the park solo. Sampai di sana tampak acara belum dimulai dan petugas masih pada siap-siap meskipun ada juga beberapa pengunjung baik anak-anak seusia SMU maupun yang sudah tua sudah hadir dan melakukan test ride padahal hari masih sangat panas. Sampai sana masuk ke booth Dyno Challenge dan ketemu dengan om Sena Ponda. Mesin dyno belum ready nunggu laptop dulu jadi daftar dulu.

Jpeg

Karena acara baru dimulai jam 2 dan tes dyno baru dimulai sekitar jam 3 sore saya terus sholat dzuhur dulu, dijamak dengan ashar biar efisien memanfaatkan status sebagai musafir. Kemudian sambil nyari makan putar-putar dulu kota solo yang masih sejuk dan jauh dari kemacetan sampai akhirnya nemu warung makan mie ayam suroboyo. Karena aku kira itu warung mie ayam biasa jadi cuma pesan mie ayam saja dan baru tahu ada menu seafood saat pembeli lain pesan makanan seafood.

Setelah itu kembali ke The Park dan ternyata acara sudah mulai, acara lomba fotografi sudah dimulai, dan yang ikut test ride semakin banyak, saya sendiri sempet ikut test ride juga.

Jpeg

Pertama yang ditest ride Honda New Mega Pro FI dan Honda Verza 150. Mengusung mesin yang hampir sama yaitu SOHC 150 cc 2 katup dengan fuel injection yang hemat BBM, power dan torsi yang lumayan gede di kelasnya dan top speed yang lebih dari cukup untuk komuter harian.

Jpeg

Setelah itu mencoba Honda CBR150R Lokal yang meskipun sudah memiliki Honda CBR150R FI Built up ternyata feelnya benar-benar jauh, akselerasi jauh lebih nampol dari awal dibandingkan dengan CBR150R built up.

Jpeg

Lalu dilanjutkan dengan nostalgia mencoba test ride Honda CB150R Street Fire yang dulu sempat menggunakan selama 1 tahunan. Entah mengapa motor produksi tahun 2015 ini power dan torsinya terasa lebih gede dari motor saya yang unit produksi tahun 2013.

Setelah selesai test ride ternyata oleh mbaknya sales saya setengah dipaksa untuk pergi ke booth untuk order motor Honda. Mohon mangap yang sebesar-besarnya saja ya mbak, saya dah punya motor Honda CBR150R built up kesayangan yang belum setahun dibeli jadi belum mau ganti motor lagi. Tetapi dengan susah payah akhirnya saya bisa menghindar dari bujukan sales itu.

Jpeg

Setelah itu menuju booth dyno challenge yang ternyata sudah akan dimulai. Motor pertama yang diuji adalah punya anak jogja juga masih seusia SMU dengan panggilan Ompong yang meskipun masih muda tapi sudah berkreasi dengan mesin Honda CB150R FI miliknya yang sempet diubah dari fuel injection menjadi karburator. Setelah itu baru motor Honda CBR150R Builtup milik saya yang ditest. Bagaimanakah hasil pengujian dua motor itu bisa dilihat di video penjelasan dari om Sena Ponda berikut ini.

Acara dyno challenge yang juga merupakan sebuah edutaintmen yang syarat akan ilmu dan menghibur bertujuan untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang apa sih itu dyno test. Selain itu juga memberikan contoh manfaat dyno test pada saat melakukan setting sepeda motor dengan perubahan grafik power dan torsi apabila part atau settingan pada motornya diganti. Tadi sempat dilakukan pengujian dyno test pada unit CB150R standar dari dealer dengan kondisi standar ting-ting mendapatkan peak power 17,3 dk dan max torsi 14,1 Nm dan kemudian dilakukan penggantian knalpot Doctor X langsung dihadapan para hadirin dan dites lagi sehingga hasil pengukuran berubah menjadi peak power 20,3 dk dan max torsi 15,1 Nm atau terjadi peningkatan peak power 3 dk dan peak torsi 1 Nm yang menunjukkan bahwa knalpot racing itu sangat efisien. Dengan memiliki pengetahuan seperti itu maka masyarakat akan lebih faham dan tidak bisa dibodohi oleh penjual part yang katanya racing-racingan yang membuat motor jadi berisik tapi tenaga semakin loyo. Karena melakukan praktek secara langsung dan diberikan penjelasan yang sangat gamblang sehingga sangat cepat difahami. Sayang sekali saya belum sempat memvideokan padahal ini adalah ilmu yang sangat bermanfaat bagi rider seperti kita.

Jpeg

Kemudian break bentar melihat pemanasan para stunt rider dari HSR yang akan beraksi.

Sayang sekali karena hari sudah terlalu sore jadi tidak bisa ikut acara di malam harinya yang jauh lebih keren karena ada konser musik dan stunt ride yang bermain dengan api. Karena jarak pulang yang 2 jam lebih jadi saya jam 4 sore sudah berangkat pulang ke Jogja.

Semua foto dan video direkam dengan kamera ponsel Asus Zenfone 5 dan masih belum mahir bermain fotografi dan videografi sehingga mohon maaf kalo gambarnya kurang bagus.

Sekian sharing saya tentang ikut event Honda Motorshow 2015 di The Park Solo, semoga bermanfaat.